KELOMPOK kelas 8 (membuat artikel☆)
-balkis 8.4
-keysha 8.3
-carment alea 8.3
-falisa 8.1
-kintan 81
Belakangan ini CYBERBULLYING ada dimana mana apalagi disosial media. Banyak para
korban cyberbullying, mulai dari anak-anak mau pun remaja atau dewasa yang
mengakibatkan gangguan mental yang susah disembuhkan. Orang yang melakukan
cyberbullying tidak memikirkan perasaan orang yang telah mereka bully, yang mereka tau
adalah hati mereka puas setelah membully seseorang.
Cyberbullying adalah perundungan yang menggunakan teknologi digital ( ponsel,
komputer, internet, media sosial, game online, dll) untuk mengirim, mengunggah /
membagikan konten negatif, berbahaya / jahat secara berulang-ulang untuk
memperlakukan, menakut-nakuti / menyakiti korban, sering kali melibatkan penyebaran
kebohongan/ informasi pribadi yang memalukan.
Penyebab cyberbullying yaitu kombinasi faktor psikologis (kurang empati, ingin kuasa,
harga diri rendah/tinggi), sosial (pengaruh teman sebaya, kurang pengawasan orang tua,
meniru perilaku negatif), dan teknologi (anonimitas online yang memberi rasa aman,
kebebasan berekspresi berlebihan, kurangnya kesadaran dampak).
Perasaan korban bullying cemas, takut, marah, sedih, putus asa, dan tidak aman.
Cyberbullying terjadi pada platform media sosial (Instagram, TikTok, Facebook), aplikasi
pesan instan (WhatsApp, Telegram), forum online, ruang obrolan, dan komunitas game
online, serta melalui SMS atau pesan teks di ponsel dan tablet.
Dampak dari cyberbullying masalah mental (depresi, kecemasan, rendah diri, hingga
pikiran bunuh diri), fisik (sakit kepala, gangguan pencernaan, sering sakit), akademik
(penurunan prestasi, tidak mau sekolah), dan sosial (isolasi, sulit percaya, tidak punya
teman).
Contoh cyberbullying penyebaran fitnah / bohong, mengunggah foto/video memalukan,
mengirim pesan kasar/ancaman, meniru akun ( impersonasi ) , menghina fisik/penampilan,
menghasut orang lain untuk ikut merendahkan korban.
Cara mencegah tidak membalas pelaku, laporkan konten berbahaya, atur privasi pilih
teman dengan bijak,simpan bukti,dan berbagi dengan orang terpercaya sambil
mempromosikan kesadaran, empati, dan penggunaan media sosial yang bertanggung
jawab.
Dengan memahami cyberbullying dan dampaknya, kita dapat bekerja sama untuk
mencegahnya dan menciptakan lingkungan online yang lebih aman dan positif.
